Berasa gak sih kalau apa pun di
dunia ini udah didesain sedemikian rupa sama Allah? Dan desainnya pun gak
main-main, ngejaga nilai estetika banget. Contohnya aja tatacara shalat yang
benar-benar sangat rapi. Hari ini saya shalat dzuhur di mushola kampus, tapi
telat, jadinya ma’mum masbuk deh. Setelah shalat sambil nunggu jam kuliah
dimulai saya mikir-mikir nih. Waktu kecil sebelum tahu benar tatacara shalat
dengan benar, saya sering ikut shalat di masjid sama orang tua. Waktu itu umur
saya 6-7 tahunan lah.
Suatu ketika,
saya telat dan belum tahu bagaimana tatacara shalat jika telat. Kemudian saya
shalat sendiri secepat mungkin hinga bisa menyamai sampai mana imamnya (LOL
ketawa kepingkel-pingkel kalau inget). Hal ini saya ulang beberapa kali kalau
telat karena saat itu saya memang cuma tahu gerakan dan bacaannya saja.
Hingga pada
suatu saat, saya merasa janggan dan tanya pada orang tua dan kemudian diajari
tatacara shalat jika telat (ma’mum masbuk) sama bapak saya. Nah, hari ini saya
mikir, rapi sekali islam dalam mengemas cara ibadahnya, bahkan cara shalat jika
terlambatnya saja sungguh rapi. Bagaimana tidak? Kita menyamai dulu imam yang
sudah shalat terlebih dahulu, baru kita lunasi keterlambatan kita setelah semua
selesai. Subhanallah, rapi sekali, gimana coba kalau gak ada aturan itu dan
tatacara shalat pas terlambat kayak saya kecil yang ngebut ngejar gerakan imam
semacam kita kalau ketinggalan angkot :D.
Dan jika
ditelaah lagi, hal ini dapat diimplementasikan dalam kehidupan sebagai umat
muslim. Apabila kita Cuma tahu dasar-dasar menjadi seorang muslim misal hanya
rukun islam dan rukun iman tanpa menggali lebih dalam ilmu-ilmu agama yang
lain, jadilah seperti shalat terlambat saya waktu kecil, BERANTAKAN. Ya,kita
akan menjadi umat yang tidak tertib dan berantakan jika apatis terhadap agama
sendiri. Berantakan disini dalam hal menjalankan ajaran Allah. Dan ini juga
yang membuat banyak umat muslim menyimpang dari ajaran agamanya.